Manusia Merdeka

Manusia merdeka tidak harus terbelenggu disaat kita menjadi dosen, dan seharusnya memang seperti itu. Kebebasan akademik adalah buktinya. Tetapi pasti ada sebagian dosen yang tersandera dengan kepentingan tertentu, dan tidak yakin untuk menyuarakan yang benar secara akademik karena resiko yang mungkin dihadapi. Ada yang terkooptasi kekuasaan, ada yang senang mencari aman. Ketika mengharapkan kalangan akademik… Read More »

Kamu Pekerja Keras, Atau Cuma Kuli Kantoran?

Nggak semua orang sibuk bisa disebut sebagai pekerja keras, lho! Bisa jadi, orang yang selalu terlihat sibuk itu ternyata cuma jadi kuli kantoran. Keduanya sebenarnya memiliki kesamaan, alias bekerja nggak kenal waktu dan rasa lelah. Tetapi, ada beberapa hal yang menjadikan mereka berbeda. Perbedaan itu bisa terlihat kok dari cara pandang mereka mengenai apa yang mereka lakukan. Bisa juga dari hubungan mereka… Read More »

Dosen = Seniman

Mengajar: teknik, ilmu, atau seni? Tergantung dari sisi mana Anda memandang. Bisa tiga-tiganya. Coba Anda tambahkan ketiga kata tersebut di depan kata “mengajar” menjadi “teknik mengajar”, “ilmu mengajar”, dan “seni mengajar”. Nampaknya semua gabungan kata ini mempunyai nilai rasa yang bisa dicerna dengan logika. Karena mengajar dapat dilihat sebagai seni, maka dengan segala kebebasan yang… Read More »

Dosen = Preman?

Ketika dosen menjadi preman, banyak hak yang mungkin dilanggar: hak mahasiswa, hak kolega dan hak institusi. Hak mahasiswa dapat dilanggar dengan berbagai cara: mengajar sekenanya, mengganti jadwal kuliah seenaknya tanpa memperhatikan mahasiswa,  membimbing ala kadarnya, atau bahkan memanfaatkan mahasiswa untuk kepentingan pribadi tanpa memberikan manfaat kepada mahasiswa. Hak kolega juga dapat dengan mudah diciderai: tidak memberikan respek yang… Read More »